Ahlan Wa Sahlan di Official Weblog Komunitas Tadabbur Al-Quran (KontaQ)
Recent Post

Tanya Jawab Minggu Ke-42

Tanya Jawab Materi Tadabbur Minggu ke-42 (QS. Ar-Ra'd)




1. Sanusi
Mau Tanya perihal Doa yg tertera di Ar-Rad ayat 14. Hanya kepada Allah doa yang benar. Berhala-berhala yang mereka sembah selain Allah tidak dapat mengabulkan apa pun bagi mereka, tidak ubahnya seperti orang yang membukakan kedua telapak tangannya ke dalam air agar (air) sampai ke mulutnya. Padahal air itu tidak akan sampai ke mulutnya. Dan doa orang-orang kafir itu, hanyalah sia-sia belaka. 
Faktanya mereka berdoa di kabulkan (menurut mereka). Jadi Doa yg bagaimana yg di maksud QS.Arrad.14 itu?

Jawaban :
Karena doa orang-orang kafir itu salah sasaran, maka doa mereka sia-sia. Artinya, patung-patung atau tuhan-tuhan yang mereka sembah itu tidak dapat mengabulkan doa mereka. Lalu jika terlihat apa yang mereka minta itu dikabulkan, itu bukan berarti dari patung-patung itu, tapi memang sudah ditentukan Allah. Lalat saja hinggap di kepala patung-patung itu, maka patung-patung itu tidak bisa mengusirnya, makan juga gak bisa. Lalu dari mana patung-patung bisa mengabulkan doa mereka?

Hal lain, bahwa doa orang kafir itu tidak bernilai ibadah di sisi Allah karena mereka kafir dan doa mereka bukan kepada Allah. Jadi jangan ada anggapan jika orang kafir dan musyrik itu dapat rezki adalah sebagai akibat doa mereka kepada tuhan-tuhan mereka. Rezeki itu murni datang dari Allah baik yang dinikmati orang kafir maupun orang beriman.

2. Sendi R
Afwan ustadz, mau nanya maksud tafsirr surat Hud ayat 11
Allah tugaskan para malaikat untuk menjaga dan mencatat semua perilaku manusia. Allah tidak akan mengubah nasib atau kelemahan yang ada pada suatu kaum sampai mereka sendiri yang berupaya mengubahnya. Kehendak-Nya tidak akan ada yang dapat menolaknya.
Jd yg ana bingung, Allah tdk akan mengubah nasib kaum, namun Allah yg punya takdir? Itu gmn y? Nuhun

Jawaban :
Maksudnya, Allah memerintahkan kita untuk beramal, berikhtiar dan berdoa kepadaNya agar kita bisa terhindar dari kesulitan hidup. Takdir Allah itu tidak ada yang buruk. Sebab itu ia berikan akal kepada kita, Ia turunkan wahyu-Nya dan utus Rasul-Nya agar hidup kita selalu di atas jalan-Nya dan terhindar dari kesesatan dan murka-Nya. Apa yang kita kerjakan, baik itu hal yang baik maupun yang buruk di mata Allah, ada malaikat yang mencatatnya dan di akhirat kelak akan dimintakan pertanggung jawabannya.

3. Hasmawati/fahrunnisak
a. sy mau bertanya,,,bisa di jelaskan lebih detail mksud dri ayat 2 QS. Ar-Ra'd: yg bersemayam di atas arsy?
b. mohon penjelasan pd ayat 2  "Dia bersemayam di atas arasy" apa hanya gambaran keberadaan Alloh...? mohon penjelasan ... afwan...

Jawaban :
Tidak ada yang tahu bagaimana Allah bersemayam di atas ‘Arasy-Nya. Rasululllah tidak menjelaskannya dan juga para sahabat yang jauh lebih tahu dari kita tentang Al-Qur’an. Kita imani saja apa adanya dan jaga diri kita untuk mencari-cari tahu hal-hal yang ghaib yang tidak diberikan Allah informasinya. 

Sebab itu, terkait ayat-ayat mutasyabihat seperti ini, kita berprinsip seperti para generasi Islam pertama dan para generasi Salafush-Shaleh. Bersemayam itu jelas sekali. Kaifiyyah/caranya Allah sembunyikan dari kita dan menanya/mendalam-dalaminya adalah bid’ah karena mustahil kita bisa tahu. (Surah Ali Imran : 7)

4. Irkhaemil
Tanya ustadz QS. Ar-Ra'd Ayat 5
Apa maksud penolakan manusia terhadap hari kebangkitan atau kiamat nanti lebih mengherankan lagi,kaitannya dengan ayat ke 5 bagaimana?? Jazaakumullah...

Jawaban :
Maksudnya, kebanyakan manusia tidak percaya atau tidak yakin adanya hari kiamat. Karena mereka berpendapat manusia yang sudah mati dan tinggal tulang-belulang di dalam kubur mereka tidak mungkin bisa hidup kembali karena belum pernah ada faktanya orang yang sudah mati hidup kembali. 

Terhadap mereka ini, Allah ajak mereka berfikir dengan baik terkait bagaimana Allah menciptakan mereka dari tidak ada kemudian menjadi ada. Maka untuk mengulang ciptaan mereka untuk kali kedua bagi Allah tentu lebih mudah lagi seperti Allah jelaskan dalam surah Al-Hajj : 5.

5. Irkhaemil
QS. Ar-Ra'd Ayat 15 Tanya ustadz
Maksud tunduk secara suka rela ataupun terpaksa apa? perbedaanny bgaimana??

Jawaban :
Semua makhkluk ciptaan Allah di langit dan di bumi ini tunduk kepada sistem yang Ia ciptakan, baik mengakuinya atau tidak. Contohnya, manusia tunduk kepada sistem ciptaan Allah. Mereka tidak pernah minta jadi manusia, kapan lahir dan kapan matinya. Tak seorang pun yang dapat menghindarinya, percaya maupun tidak percaya. Begitu juga bulan matahari dan bumi. Semua ciptaan Allah sesuai bentuk, manfaat dan masa aktifnya. Semuanya beredar di garis edar yang sudah Allah tetapkan…

6. Fahrunnisak Ayat 15 juga
assalamualaikum... tuk penjelasan bayang - bayang yg sujud kpd Alloh itu apa pd wkt bayang2 itu memanjang d itu yg di katakan sujud ? subhanalloh...

Jawaban :
Wa'alikumussalam.. 
Ya, baik di pagi hari maupun di sorenya di mana dalam dua waktu itu bayang-bayang memanjang sujud kepada Allah…

7. Irkhaemil
Ar-Ra'd Ayat 31 Tanya ustadz
Maksud Al Quran mukjizat sepanjang masa.sekiranya ada ayatnya yang diturunkan kepada gunung,maka gunung itu akan bergoncang,jika diturunkan ke bumi,maka bumi itu akan terbelah dan jika diturunkan kepada orang mati,maka orang mati itu dapat bicara.sebab itu ,orang beriman tidak boleh putus asa atas kerasnya penolakan orang-orang kafir terhadap Al Qur'an ????mohon penjelasannya ustadz...

Jawaban :
Al-Qur’an itu Mukjizat yang sangat luar biasa. Gunung saja bisa goncang, bumi bisa terbelah dan orang mati saja bisa hidup jika Al-Qur’an itu Allah turunkan pada mereka. Lalu bagaimana dengan manusia yang hidup? Sangatlah mungkin dipengaruhi Al-Qur’an otak, perasaan dan hati mereka. Sekeras apapun hati manusia dan sepicik apapun pemikirin manusia yang masih hidup, Al-Qur’an mampu mengubahnya menjadi hati yang lunak dan pemikiran yang terang dan luas.

Begitulah hebatnya Al-Qur’an. Sebab itu, kita tidak boleh putus asa atas kerasnya penolakan manusia, termasuk manusia hari ini terhadap Al-Qur’an. Pasti banyak di antara mereka yang tunduk dan menyerah saat hidayah Al-Qur’an masuk ke dalam hati dan fikiran mereka. Sebagai bukti, cobalah cari di youtube orang-orang Barat masuk Islam disebabkan mendengarkan Al-Qur’an atau membacanya, khususnya dalam program  بالقرآن اهتديت  “Disebabkan Al-Qur’an Aku Dapat Hidayah”, yang dibawakan oleh syekh Fahd Al-Kandari dengan link berikut :


http://youtu.be/-MWo7LJnG5s ( بالقران اهتديت | الحلقه الثانية 2)
http://youtu.be/NWVX2nRHfIk ( حلقة ٤ دانييل من باث بالقرآن اهتديت للشيخ فهد الك…)

8. Dahiroh
QS. Ar-Ra’d Ayat 4 “Dan di bumi terdapat bagian2 yang berdampingan, kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman pohon kurma yang bercabang, dan yg tdk bercapabg, disirami dengan air yang sama, tapi kami lebih tanaman yang satu dari yang lainya, Sungguh pada yang demikin itu terdapat tanda2 kebesaran Allah bagi org2 yg mengerti.

Apa arti dari ayat 4 itu seperti ini?? Bahwa Allah itu mnciptakn kita utk hdp brdampingn, walaupun manusia semua itu berbeda tapi manusia diciptakan dari sesuatu yg sama,dan manusia hanya di bedakan dalam hal sifatnya??

 Jawaban :
Ayat tersebut menjelaskan di antara tanda Kebesaran dan Kekuasaan Allah. Di atas bumi yang sama dan berdekatan dan dengan siraman air hujan yang sama, tapi tumbuh di atasnya berbagai macam tumbuhan yang tidak sama. Menurut akal manusia yang sederhana, seharusnya di atas bumi yang sama dan siraman air hujan yang sama, maka tumbuh-tumbuhannya juga sama. Namun yang terjadi adalah sebaliknya. Inilah yang menjadi fokus ayat tersebut seperti yang Allah jelaskan di akhir ayat tersebut :

“Sungguh pada yang demikin itu terdapat tanda2 kebesaran Allah bagi orang-orang yang mengerti”.

----------------------------------

9.Wasiyati
Assalamualaikum, ustad, apakah musibah seseorang itu akibat dari perbuatannya atau memang sudah ketentuan dari allah swt ustad. Syukron

 Jawaban :
Waalaikumussalam…
Segala sesuatu yang terjadi, yang baik maupun yang buruk/musibah tidak akan terjadi kecuali atas pengetahuan dan izin Allah.

Terkait dengan musibah, ada yang disebabkan perbuatan penyimpangan dan dosa seseorang/kelompok/bangsa (surah Al-A’raaf : 96 – 99) dan ada juga Allah berikan sebagai ujian keimanan bagi orang-beriman. (Surah Al-Ankabut : 2 & 3)

Tanya Jawab Minggu Ke-39-40-41

Tanya Jawab Seputar Materi Tadabbur QS. Yusuf kepada Ust. Fathuddin Ja'far




Tadabbur Surah Yusuf Ayat 1-14

1.    Henny HG
1.    Apakah ini juga mengajarkan kepada kita untuk tidak menceritakan mimpi-mimpi yang kita alami ke orang lain?

2.    Debi
Bagaimana cara kita mengenali bahwa mimpi itu datang dari Allah?

Jawaban  1 dan 2:
Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa mimpi yang buruk tidak boleh diceritakan karena datang dari setan, sedangkan mimpi yang baik boleh diceritakan karena datang dari Allah.

3.    Suryani
Apakah sudah qodrat bahwa kasih sayang orang tua pada beberapa anaknya tidaklah sama, seperti Nabi Ya’qub?

Jawaban :
Kasih sayang dan cinta itu sumbernya adalah hati (qalb) sedangkan hati itu di tangan Allah, Dia yang mengendalikannya. Sebab itu, bila kita mengasihi dan mencintai seorang anak lebih dari saudara-saudaranya yang lain maka jangan diperlihatkan dalam kenyataan hidup, cukup disimpan dalam hati saja. Sebab, kalau diperlihatkan di antara mereka dapat menimbukan kecemburuan saudara-saudaranya yang lain.

4. Citra
Assalamu'alaikum. Mohon penjelasan ayat 37 tentang ilmu takwil yg dimiliki oleh Nabi Yusuf dan mengapa Yusuf dimasukkan penjara padahal ia tdk bersalah, apa karena Allah hanya ingin mengabulkan doanya agar ia terhindar dari tipu daya wanita? Syukron

Jawaban :
Ilmu takwil mimpi yang diberikan Allah kepada Nabi Yusuf adalah sama dengan wahyu yang Allah berikan kepada nabi-nabi yang lain. Sehingga Nabi Yusuf memahami apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Sedangkan kenapa Nabi Yusuf dipenjara padahal ia tidak bersalah menunjukkan :

  1. Penguasa yang zalim itu selalu bertindak semaunya tanpa melihat yang hak dan batil.
  2. Penguasa yang zalim dan kafir itu sering kebijakannya dipengaruhi istrinya kendati ia tahu apa yang diinginkan atau perintahkan istrinya adalah salah.
  3. Dipenjaranya nabi Yusuf adalah cara Allah untuk meningkatkan derajatnya di kemudian hari sehingga ia menjadi raja menggantikan raja yang zalim itu.
  4. Ada juga ulama Tafsir yang menjelaskan bahwa Allah mengabulkan doa nabi Yusuf agar dipenjara lebih baik dari berbuat maksiat.

5. Irkhaemil
Tanya ustadz...Apa maksud " agar yusuf tidak makan jasa manusia dalam hidup dan berdakwah dijalan Allah...."??? Jazaakumullah...

Jawaban :
Semua para Nabi, termasuk Nabi Yusuf dalam menyampaikan dakwah tidak mau makan gaji atau jasa apapun yang ditawarkan umatnya agar dakwah mereka bebas dan tidak bisa dipengaruhi oleh masyarakat dan penguasa sesuai keinginan mereka. (Surah As-Syu’aro’ : 109). 

Ada sekitar 10 ayat yang menjelaskan hal tersebut. Sebab itu, tidak heran jika para Nabi itu sangat istiqomah dan konsisten dengan dakwah mereka sampai mati sehingga mereka dimusuhi dan diperangi oleh umat-umat mereka.

6. Dewi Haris
Assalamu'alaikum, mau tanya. Di awal surat Yusuf, Allah berfirman bahwa kisah Nabi Yusuf Alaihissalam adalah kisah yang terbaik. Hikmah apa yang harus kita pelajari untuk diimplementasikan dalam kehidupan seorang muslim ? Kalau diperhatikan kisah Nabi Yusuf dituangkan dalam satu surat tersendiri, padahal nabi Yusuf bukanlah nabi yg diberikan Kitab seperti nabi Musa AS. Kisah nabi Musa dituliskan di banyak surat, tapi tidak ada surat tersendiri yang menceritakan kisah nabi Musa AS, sedangkan nabi Musa diberikan Kitab Taurat. Apakah ada latar belakang atau hikmah dari perbedaan ini ? Atau hal ini bukan sesuatu yang patut dibandingkan ? Mohon penjelasannya. Afwan kalau pertanyaannya salah.

Jawaban :
Hikmahnya banyak sekali dan tidak mungkin dijelaskan dalam kesempatan yang singkat ini. Namun kita yakin semua kisah para Nabi dan bahkan tokoh atau umat yang dicantumkan Allah dalam Al-Qur’an pasti ada hikmahnya.

Kalau kita lihat dengan teliti, kisah-kisah Nabi tersebut ada yang Allah ceritakan dengan rinci dalam satu surah seperti Nabi Yusuf, ada yang berulang-ulang dalam berbagai surah lainnya. Dari situ kita bisa melihat stressing masing-masing cerita tersebut. Perbedaan redaksi, alur cerita dan sekaligus selesai atau berulang-ulang semuanya memperkaya wawasan dan pemahaman kita tentang perjalanan hidup sebagai hamba Allah yang taat dan bertaqwa sehingga mencakup semua sisi kehidupan dan semua situasi dan kondisi. Bisa saja kita yang Mukmin mengalami sisi yang sama dengan yang dialami oleh Nabi tertentu dan saudara Mukmin kita yang lain mengalami pula hal yang sama dengan Nabi yang lainnya.

Sebab itu, benarlah bahwa perbedaan jalan hidup yang dilalui oleh para Nabi dan Rasul Allah tersebut tidak bisa dibanding-bandingkan, apalagi dipertentangkan, karena semuanya penuh hikmah dan nilai kebaikan bagi kita untuk menjalankan kehidupan di dunia yang fana ini menuju kesuksesan dan kebahagiaan akhirat nan abadi.

7. Nur Komariah
Asslm. Bagaimanakah pola ekonomi negara mesir saat pemerintahan nabi yusuf? Sehingga saudara2 nabi yusuf a.s dr kan'an ke mesir yg pada saat itu musim panceklik..
Syukron.

Jawaban :
Konsep ekonomi yang dikembangkan Nabi Yusuf saat beliau diangkat menjadi Raja Mesir sangatlah fantastis. Hikmahnya sangat banyak sekali sehingga jika kita tuliskan bisa menjadi sebuah buku khusus strategi menghadapi krisis ekonomi dan recoverynya.

Bagaimana tidak, Nabi Yusuf, atas pertolongan Allah, dengan mudah menyusun konsep ekonomi dan kebijakannya untuk masa 15 tahun, bukan lagi 5 tahun apalagi setahun. Kenapa 15 tahun? Karena nabi Yusuf memprediksi krisis ekonomi akan terjadi tahun ke 8 dan masa krisisnya selama 7 tahun pula, berdasar mimpi sang Raja. Langkah berikutnya yang diambil Nabi Yusuf adalah meningkatkan produktivitas pertanian dua kali lipat dalam 7 tahun pertama, karena tahun ke 8 sampai akhir tahun ke 14 dunia akan mengalami krisis ekonomi.

Misalnya, krisis akan terjadi tahun 2008 sampai 20014. Maka dari tahun 2000 sampai 2007 Nabi Yusuf memfokuskan peningkatan penghasilan Negara, khususnya sektor pertanian yang menjadi sumber kehidupan masyarakat menjadi dua kali lipat dari kebutuhan masyarakat/rakyat. Itu dari sisi produksi. Lalu bagaimana dengan sistem distribusi? Nabi Yusuf mengatur sedemikian rupa agar masyarakat / rakyat hidup sederhana sehingga mereka siap dan dapat menyimpan 50 % dari setiap hasil produksi mereka. Dengan demikian, saat terjadi krisis selama 7 tahun itu, Negara masih memiliki simpanan yang cukup, bahkan lebih dari cukup sehingga Negara-negara tetangga seperti Madyan yang di sana tinggal semua keluarga Nabi Yusuf datang ke Mesir untuk membeli bahan-bahan pokok mereka.

Apa yang terjadi, dalam bahasa sekarang adalah ekspor meningkat selama 7 tahun masa kiris dan impor menurun sehingga terjadi surplus pendapatan. Makanya di tahun ke 15 ekonomi Mesir menjadi sangat maju sementara Negara-negara lain di sekitarnya tak kunjung keluar dari krisis ekonomi yang menimpa negeri mereka dan bahkan juga menjadi kolaps, seperti yang dialami Indonesia saat ini yang tak kunjung keluar dari berbagai krisis yang dialami sejak tahun 1998.

Inilah yang diisyaratkan Allah dalam ayat 49 surah Yusuf. Kesimpulannya, inilah perbedaan antara manusia yang menjalankan kehidupan dengan manhaj Allah dengan dengan tidak. Yang satu dapat petunjuk sedangkan yang lainnya tersesat.


8. Suryani
a. asalamualaikum wrwb. pada ayat 96-102 menggambarkan kasih sayang nabi yaqub (sebagai ayah) kepada anak2nya (yang sebagian zalim, karena telah membuang nabi yusuf), apakah pada saat itu nabi yaqub marah, atau diam saja sampai Allah memberikan bukti dan hidayah pada anak2nya tersebut?

b. Apakah kisah keluarga nabi yusuf ini juga bisa dijadikan acuan parenting? terutama saat menghadapi anak2 or murid2 yang kerap berselisih faham or ada iri hati diantara mereka? bagaimana kita (sebagai orangtua n guru) harus menyikapinya?

Jawaban :
a. Nabi Ya’qub terkenal tawakkalnya kepada Allah yang luar biasa. Kendati ia tidak yakin Yusuf dimakan serigala, namun ia tetap sabar dan mengadukan semua peristiwa yang terjadi kepada Allah. Bahkan saat anaknya yang lain Bunyamin ditahan di Mesir dan kehilangan lagi satu anak kesayangannya, Ya’qub tetap tabah dan sabar serta mengadukan semuanya kepada Allah. Saking sabarnya Ya’qub, Beliau menjadi sakit dan bahkan buta (Surah Yusuf : 83 – 86). Namun akhirnya, Allah bukakan semua kesulitan dan musibah yang ia hadapi dengan mengembalikan penglihatannya dan mengumpulkannya dengan semua anak dan istrinya di istana Raja Mesir saat Nabi Yusuf Allah angkat menjadi rajanya. (Surah Yusuf : 100)

b. Jawaban :
Sangat bisa. Sebagai orang tua atau guru, kita akan menghadapi :
  1. Kecenderungan kasih sayang / cinta kepada anak tertentu lebih kuat dibanding kepada anak-anak yang lain. Bila itu terjadi, jangan kita tampakkan secara nyata dalam interaksi dengan mereka sehingga terlihat perbedaan yang nyata. Simpan saja kasih sayang/cinta itu dalam hati kita.
  2. Kita akan menghadapi berbagai tingkah laku anak-anak kita, ada anak yang sangat sensitif, pendiam, pencemburu, yang aktif dan sebagainya. Maka perlakukan mereka dengan baik dan adil, sehingga mereka tidak melakukan hal-hal yang disebabkan dendam dan kecemburuan yang bisa berakibat fatal, karena anak-anak itu belum memahami akibat buruk dari suatu tindakan dan perbuatan mereka yang menyimpang.
  3. Sabar dan kasih sayang dalam mendidik anak dan serahkan semuanya kepada Allah, baik sistem yang kita terapkan maupun sikap yang kita bangun dengan penuh tawakkal pada-Nya.

9. Laila
Assalamu alaıkum, sya mau tanya tadabur ayt 104-111 s,yusuf.
A. Berdakwah tdk blh memınta ımbalan, bgmn dg kondısı pra daı skrg ını, baık yg brdakwh dı tv,atw tmpt2 laınnya, mrk mendptkn bayarn.bhkn dı madrsh2 dn pesntrn jg dı tetapkn, ıuran santrı per bulannya.

Jawaban :
Menurut ulama, dibolehkan menerima gaji dari mengajar Al-Qur’an. Dengan dapat dipahami juga dengan pengajaran yang lain seperti berdakwah. Yang dilarang itu meminta imbalannya, apalagi dengan menentukan tarifnya, tentulah sangat terlarang dan berlawanan dengan sifat para Nabi dan Rasul Allah.

B. Bagaımanakah manajemen dakwah Rosulullah? Dan konsep dakwah yg seperti apa yg tepat kita terapkan dalam kondisi ummat saat ini? mohon pnjelasan.trıma ksh

Jawaban :
Berbicara soal manajemen dakwah Rasulullah sangatlah menarik dan sangat panjang. Tidak mungkin dapat dibahas dalam kesempatan ini secara tuntas. Kesimpulannya ialah Rasulullah menjalankan manajemen dakwah sesuai arahan dan perintah Allah dalam segala hal. Detilnya dapat kita lihat sejak ayat Al-Qur’an pertama turun surah Al-‘Alaq ayat 1 – 5 sampai dengan ayat terakhir turun surat Al-Baqarah ayat 281.

Konsep dakwah sejak pertama kali dijalankan Rasulullah sampai hari kiamat tidak akan ada perubahan dan sesuai dengan zaman apapun dan di manapun. Jika kita ubah, atau disesuaikan dengan kondisi zaman, maka dakwah tidak akan berkembang dan bahkan mundur seperti yang kita lihat saat ini, dan bisa juga musnah seperti di Spanyol, Cina dan berbagai wilayah lainnya.


Yang bisa disesuaikan atau diubah itu hanya sarana dakwah. Seperti, dahulu belum ada dakwah di dunia maya, sekarang setelah dunia ini menjadi satu akibat revolusi teknologi informasi dan komunikasi maka kita juga bisa menggunakan dunia maya sebagai sarana dakwah, tapi konten, tujuan, pirinsip-prinsip dan sebagainya tidak boleh ada perubahan dan penyesuaian.

Tanya Jawab Minggu Ke-37&38

Tanya Jawab Seputar Materi Tadabbur QS. Hud kepada Ust. Fathuddin Ja'far





1. Dewi
Assalaamu'alaikum, pertanyaan saya mengenai surah Hud ayat 6. Apakah keterkaitan antara firman Allah bahwa tidak ada suatu binatang melatapun di bumi melainkan Allah yg memberi rizki-- dengan maksud dari tmpat berdiam & tempat penyimpanan (spt yg terdapat dlm footnote 395). Jazakallaah.

Jawaban :
Waalaikumussalam warahmatulllahi wabarokatuh… 
Maksud ayat tersebut ialah Allah bukan saja menjamin rezeki setiap makhluk-Nya, melainkan juga Maha Mengetahui tempat tinggal / persembunyian mereka dan tempat di mana mereka mati.

2. Laila
a. Di ayat 7 Surah Hud dinyatakan Allaah menciptakan langit dan bumi dlm 6 masa dan ars-Nya di atas air. Mohon penjelasan maksud 6 masa itu dan maksud Ars-Nya di atas air itu bgmn?

Jawaban :
Ada beberapa pendapat ulama tafsir terkait masa penciptaan langit, bumi dan apa yang ada dalam keduanya. Di antaranya seperti yang dijelaskan Imam At-Thabari dalam tafsirnya melalu sebuah hadits shahih riwayat Imam Muslim yang berasal dari Abu Hurairah ia berkata : Rasulullah Saw. memegang tanganku sambil bersabda : “ Allah menciptakan tanah pada hari Sabtu. Dia menciptakan gunung-gunung di atasnya pada hari Ahad. Lalu Dia menciptakan pepohonan pada hari Senin. Dan Dia menciptakan sesuatu yang dibenci pada hari Selasa. Dan menciptakan cahaya pada hari Rabu dan menyebarkan semua yang melata pada hari Kamis dan Dia menciptakan Adam setelah ashar hari Jumat sebagai penciptaan terakhir makhluk dan waktu terakhir hari Jumat, yakni antara ashar sampai malam (tenggelam matahari).

Sedangkan yang dimaksud dengan Arsy-Nya di atas air ialah, Allah menjelaskan awal penciptaan alam semesta. Sebelum bumi dan langit dipisahkan/diciptakan terpisah, maka alam ini adalah suatu yang terpadu. Sebelum Allah pisahkan bumi dengan langit, maka Allah ciptakan Arasy-Nya di atas air. Kemudian baru Allah ciptakan benda-benda langit dan memisahkannya dari bumi melalui peristiwa yang dikenal kalangan saintis dengan big bang (dentuman besar) seperti yang Allah isyaratkan dalam surah Al-Anbiya’ : 30 “Tidakkah orang-orang kafir itu memperhatikan bahwa sesungguhnya langit dan bumi itu dahulu suatu yang menyatu. Lalu Kami pisahkan keduanya dan Kami jadikan semua mahluk hidup itu dari air. Mengapa mereka tidak juga beriman (kepada Allah)?”


3. Nur Komariah
Asslkm Ingin tanya ttg ayat 86 surat hud. Apa maksud dr sisa yang halal dr Allah?

Jawaban :
Waalaikumussalam.. 
Ayat ini terkait dengan sifat kaum Nabi Syuaib yang suka curang dalam berdagang dan menimbang dengan harapan pendapatan dan keuntungan mereka lebih banyak dengan kecurangan tersebut. Lalu Allah jelaskan bahwa apa yang mereka peroleh dari berdagang dan menimbang dengan jujur dan benar adalah yang halal kendati lebih sedikit dan jauh lebih baik dari apa yang mereka dapatkan melalui kecurangan itu kendati lebih banyak.


4. Laila
QS. Hud 98-106 --> di tadabbur point 5 dijelaskan larangan toleransi antar umat Islam dengan umat lain. Nah, bagaimana dg keadaan di ngara indonsia yg mengusung toleransi antar umat beragama, bahkan beberapa pemuka agama menyerukan toleransi dg agama lain. Sebnarnya apa pengertian toleransu dan batasannya? dan mngapa dilarang?

Jawaban :
Toleransi antar pemeluk agama yang diajarkan Al-Qur’an ialah bahwa umat Islam tidak boleh memaksa umat lain untuk masuk Islam. (Surah Al-Baqarah : 256), begitu juga sebaliknya.
Dan begitu juga seperti yang Allah jelaskan dalam surah Al-Kaafirun ayat 1 – 6. Al-Qur’an melarang umat Islam untuk mengakui kebenaran agama lain, mengikuti ajaran agama lain baik yang terkait aqidah, ibadah, muamalah, hukum, akhlak dan seterusnya dan wajib mengimani bahwa agama Islam satu-satunya agama yang benar dan diridhai Allah sehinga hanya Islam satu-satunya yang bisa menyelamatkan manusia dari kesesatan hidup di dunia dan sengsara di akhirat. (Surah Al-Maidah : 3 dan Ali Imran : 85).

Toleransi yang dikembangkan dan diajarkan di Indonesia bukanlah toleransi melainkan ajakan kekufuran dan kemusyrikan dengan mengakui atau meyakini semua agama adalah sama di sisi Allah. Ini adalah sebuah kebohongan besar.

5. Suryani:
a. aslm. praktik homo,  lesbi,  bisex skr ini luar biasa,  bahkan di blow up media menjadi sesuatu yg biasa. apakah akan terjadi azab Allah seperti halnya kaum nabi luth?

Jawaban :
Waalaikumussalam.. 
Semua azab dan kehancuran yang menimpa umat-umat terdahulu termasuk umat Nabi Luth adalah disebabkan dosa-dosa yang mereka lakukan dan tidak mau dan membangkang kepada ajaran para Rasul mereka, bahkan sampai ingin membunuh para Nabi mereka seperti yang dialami oleh banyak Nabi, termasuk nabi kita Muhammad Saw.

Ini adalah sebuah ketetapan dan sistem yang Allah terapkan untuk semua manusia sebagaimana yang Allah firmankan dalam Surah Al-Ankabut. Setelah Allah bercerita banyak tentang umat yang Ia azab dan musnahkan, lalu Allah menjelaskan dalam ayat 40 : Maka setiap (kaum) Kami siksa disebabkan dosanya. Maka di antara mereka ada yang Kami kirim padanya angin kencang, dan di antara mereka ada yang Kami siksa dengan halilintar, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan dalam bumi dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan dalam laut. Dan Allah sama sekali tidak menzalimi mereka, dan akan tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri (dengan dosa-dosa yang mereka lakukan).

b. Ustadz, mengenai tadabbur QS. Hud ayat 89-97..bagaimana ciri2 org yg sedang ditimpa azab (pd saat ini)? apa bedanya dg ujian,  musibah,  n azab. yang mungkin sedang dialami ummat manusia pd saat ini? bagaimana jk manusia secara tdk sengaja tobat (sambal)? sebentar tobat,  sebentar kumat?  mohon pencerahannya?

Jawaban :
Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa pembangkangan dan berbuat dosa-dosa besar secara terus menerus bisa menyebabkan azab Allah turun. Sedangkan cobaaan atau ujian adalah disebabkan Allah ingin menguji kualitas iman seseorang atau sekelompok kaum Mukmin. Sifatnya tidak massal dan tidak terus menerus atau sampai musnah.
Sedangkan taubat yang diterima adalah yang serius atau nashuha seperti yang Allah jelaskan dalam surah At-Tahrim : 8.

Tadabbur Surah Hud ayat 109-117

6. Meilidiawati
Tadabbur Surah Hud ayat 109-117 Assalamualaikum, saya mau bertanya fenomena yang terjadi sekarang sebagian Muslim sangat keras terhadap umat Muslim namun lemah lembut terhadap orang kafir, apakah hal tsb dapat menjadikannya kafir? Syukran..

Jawaban :
Waalaikumussalam… 
Sifat tersebut tidak menjadikan orangnya kafir. Akan tetapi ia berdosa karena berlawanan dengan sifat yang diajarkan Al-Qur’an seperti tegas dan keras terhadap kaum kafir dan lunak lembut serta berkasih sayang terhadap sesama Muslim. (Surah Al-Fath : 29).

7. Debi
a. Terkait tadabbur Surah Hud Ayat 116, Bagaimana konsep ideal nahi mungkar agar tetap sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah? Terlebih jika dikaitkan dengan kondisi saat ini, dengan banyaknya penyimpangan yang terjadi baik dari level atas hingga masyarakat bawah yang seakan-akan dibiarkan merajalela.

Jawaban :
Konsep nahi mungkar Al-Qur’an dan Sunnah itu sudah sangat ideal dalam kondisi apapun, kapanpun dan di mana saja. Dalam Al-Qur’an dijelaskan dua sisi dakwah yang wajib dijalankan sekaligus, amar ma’ruf dan nahi mungkar. Tidak bisa satu sisi saja, harus dijalankan kedua-duanya. Jika tidak, dakwah Islam lari di tempat atau bahkan mundur ke belakang.

Terkait konsep dakwah tersebut ada beberapa hal yang harus dipenuhi dan saling terkait :
1.    Para Da’i yang memiliki sifat-sifat yang cukup sebagai Da’i seperti berilmu tentang Al-Quran, Siroh Rasulullah, Siroh Sahabat Rasulullah, sejarah umat Islam, bertaqwa, takut hanya pada Allah, tidak cinta dunia, dapat menjadi teladan, memahami kondisi di zamannya dan percaturan antara hak dan batil dan seterusnya.
2.    Tujuan/Ghoyah Dakwah hanya mencari ridha Allah.
3.    Konsep dakwah yang jelas, bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah, dan para ulama besar sepanjang sejarah umat Islam.
4.    Adanya sarana dakwah yang memadai.
5.    Adanya komunitas yang mau dan siap hidup secara Islam di tengah-tengah sistem jahiliyah yang mendominasi sebagaimana yang dialami oleh Rasulullah dan para sahabatnya.

Jika 5 hal tersebut tidak dijalankan secara bersamaan maka akan sulit mencari format amar ma’ruf dan nahi mungkar yang ideal, karena keduanya hanyalah buah dari ke 5 poin tersebut.

b. Mohon dijelaskan ihwal prinsip Islam khususnya di point 1 dan 3 terkait “…tidak boleh ragu sedikitpun atas kesesatan ibadah orang-orang kafir dan bersifat lunak..” faktanya kita sering disuguhkan dengan fenomena ‘doa bersama’ yang dimotori oleh beberapa alim ulama dan hal ini dikatakan sebagai bentuk toleransi antar agama.

Jawaban :
Ide dan perbuatan “do’a bersama” itu jelas berlawanan dengan aqidah dan keimanan umat Islam yang dijelaskan AL-Qur’an dan Sunnah. Bagaimana mungkin bisa doa’ bersama, tuhannya saja berbeda, cara dan tujuannya juga berbeda. Tuhan kaum Muslimin itu Allah yang MahaEsa, sedangkan agama lain adalah berbilang/bersyarikat dan sebagiannya disekutukan dengan Allah seperti kaum Nasrani menyekutukan Allah dengan Isa, Yahudi menyekutukan Allah dengan Uzair (Surah At-Taubah : 30) dan kaum Musyrikin lainnya dengan patung. Do’a bersama itu tidak akan dilakukan kecuali oleh orang-orang yang cacat iman dan Islamnya.

8. Pujiatin:
Assalamu'alaykum warahmatullah. Mohon pencerahan abah
Dlam tadabbur surah Hud ayat 109-117 dijelaskan Allah melarang kaum Mukmin meridhai ibadah kaum kafir dan musyrik, bersikap lunak pada mereka dalam masalah-masalah prinsip dan meminta tolong kepada kepada mereka, kecuali dalam masalah yang sangat terbatas dan tidak mempengaruhi nilai Islam. Bagaimanakah menyikapi jika ada yang bilang itu ada kaitannya dg toleransi umat beragama, semisal kita memberikan / memfasilitasi tempat untuk melakukan aktifitas mereka..

Jawaban :
Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh… 
Toleransi antar umat beragama itu hanya sebatas saling tidak mengganggu, bukan saling bertukar ajaran. Dalam Islam cara seperti itu adalah kekufuran dan kemusyrikan. Itu yang pernah ditawarkan kaum kafir Quraisy kepada Rasulullah agar kaum kafir Quraisy itu menghormati Rasulullah dan Rasulullah juga harus menghormati mereka dan agama mereka. Lalu Allah turunkan surah Al-Kafirun yang terkenal itu.

9. Irkhaemil
Assalamu'alaykum.... Tanya ustadz...
Apakah umat nabi nuh..nabi hud..nabi saleh..nabi syuaib dan nabi lain sebelum nabi muhammad..hanya diperintahkan untuk mentauhidkan Allah saja?? apakah ada perintah ibadah lain seperti shalat,puasa,zakat/berinfaq,haji dan amal ibadah lainnya sebagaimana kita sebagai umat muslim...?? Seperti shalat, mengingat perintah sholat turun saat Rosulullah isra mi'raj. apakah shalatnya sama dg rosulullah atau shalatnya hanya dzikir untuk mengingat Allah saja tanpa ada rukun shalat seperti shalat kita..??? Jazaakumullah...

Jawaban :
Waalaikumussalam… Umat-umat Nabi terdahulu dan umat umat Nabi Muhammad Saw sama-sama diperintahkan mentauhidkan Allah dan menyembahnya melalui syariat yang Allah tetapkan di zamannya masing-masing. Adapun shalat adalah ibadah yang berlaku bagi umat-umat terdahulu kendati cara dan rakaatnya bisa saja berbeda, seperti Nabi Isa dan Ismail misalnya. (Surah Maryam : 31 dan 55). Shalat yang diterima Rasulullah pada waktu isro’ dan mikraj itu ialah shalat 5 waktu terkait ibadahnya umat Islam atau umat lain yang masuk Islam setelah kerasulan Nabi Muhammad Saw.

10. Yuyun
Assalamualaikum...tanya ust..
1.  Masyarakat madyan kalo d zaman kita sekarang, itu ada d negri mana yah?

Jawaban :
Menurut sebagian ahli, Madyan terletak dalam kawasan Arab Saudi, sekitar 230 Km dari kota Tabuk atau 70 Km dari Laut Merah.

2.  Knp di Al Quran Allah menyebut diriNya terkadang ada "AKU" ada "KAMI".mohon penjelasannya.

Jawaban :
Menggunakan kata Nahnu (Kami) adalah untuk keagungan diri-Nya.. Karena Alla Maha Agung, maka Dia berhak mengagungkan diri-Nya. Sedangkan kata “Ana (Aku) adalah menunjukkan atas diri-Nya.

3. Kisah nabi luth yang ummatnya berbuat homoseksual, sepertinya terualang di zaman sekarang.berarti kisah para2 nabi akan selalu berulang d zaman kita sekarang ya ustadz? Naudzubillah..Jazakallah khoir ust

Jawaban :
Kisah-kisah di zaman para Nabi terdahulu akan terulang di zaman setelahnya. Sebab itu Allah utus Nabi terakhir Muhammad Saw agar manusia selamat dari berbagai penyimpangan agar azab Allah tidak menimpa mereka. Namun disayangkan hanya sedikit manusia yang mau menjadi pengikut setia Muhammad Shallahu alaihi wassallam. Semoga kita termasuk ke dalam kelompok yang sedikit (guraba’) itu dan terhindar dari azab Allah di dunia dan akhirat. Aamiin.

11. Dewi Haris
Dalam taddabur surat Hud 118-123 dijelaskan bahwa Allah memberikan pilihan pada manusia apakah akan beriman atau tidak. Pada saat kapankah pilihan itu diberikan pada manusia ? Sebelum kita dilahirkan, atau selama kita hidup di dunia ? Apakah Allah tutup hati seseorang setelah orang itu mengetahui adanya pilihan tersebut dan sudah memahami secara benar adanya pilihan itu ? Apakah orang2 yg sudah ditutup hatinya tidak dibukakan pintu taubat ?

Jawaban :
Dalam berbagai kitab Tafsir dijelaskan bahwa Allah memberikan kesaksian kepada semua keturunan Adam (manusia) atas eksistensi-Nya sebagai Tuhan Pencipta mereka dan mereka pun mengakui hal tersebut. (Surah Al-A’raf : 172). Sebab itu, setiap manusia pada dasarnya memiliki kecenderungan mentauhidkan Allah. Kemudian Allah utus para Rasul dan turunkan berbagai kitab-Nya serta dibekali dengan penglihatan, pendengaran dan hati/pemikiran. Semua itu sudah cukup bagi manusia untuk memilih jalan hidup yang benar dan lurus dan menghindar dari jalan sesat yang disebarkan setan kepada manusia. Apabila manusia tetap menjauh dari jalan yang lurus dan membangkang kepada Allah dan Rasul-Nya, maka Allah biarkan mereka dan giring mereka ke jalan neraka sebagai akibat pilihan mereka sendiri. (Surah An-Nisa’ : 163 – 170)

12. Debi
Apa makna dikisahkannya secara berulang kali kisah-kisah dari para Nabi dan Rasul yang kerap kali ditemukan dalam surah-surah di dalam Al-Quran?

Jawaban :
Hikmahnya agar kita umat Nabi Muhammad menjadikannya pelajaran yang terbaik dalam menjalankan kehidupan ini. (Surah Thoha ; 128)


Tanya Jawab Minggu Ke-34

Tanya Jawab Seputar Materi Tadabbur QS. At-Taubah Ayat 80-117 kepada Ust. Fathuddin Ja'far


 Tadabbur At-Taubah ayat 80-86

1.  Heni
Pada ayat 84 disebutkan orang yang tidak mau berjihad/berperang di jalan Allah tidak boleh disholatkan dan dimakamkan di pemakaman muslim. Bagaimna dengan realita sekarang, bukan hanya tidak mau berjihad di jalan Allah tapi juga melarang sebagian orang yang ingin berjihad untuk Islam. Contoh melarang ada yang ta’lim atau sesuatu untuk syiar Islam. Jazakallah.

Jawaban :
Perintah tersebut terkait dengan orang munafiq. Di antara ciri kaum munafiq adalah melarang orang lain berjiahd di jalan Allah. Jika ada dari kalangan kaum Muslimin yang melarang orang berjihad di Jalan Allah bisa saja ia tidak tahu atau bisa juga ia sudah jadi orang munafiq.

2. Henny Haerany
Pada surah At-taubah menceritakan soal orang munafik yang tidak mau berperang. Apakah orang munafik dalam contoh yang berbeda (misal bukan dalam keadaan tidak mau berperang) juga mendapatkan balasan yang demikian? (tidak disholatkan,dll)

Jawaban :
Yang tidak disholatkan dan seterusnya itu ialah orang yang benar-benar sudah diketahui kemunafikannya seperti yang terjadi di zaman Rasulullah. Misalnya Abdulllah Bin Ubai Bin Salul dan rekan-rekannya. Jika hanya ia memiliki sebagian sifat munafik yang ringan seperti berbohong dalam berbicara, maka tidak termasuk dalam kategori tersebut.

-------------------
Tadabbur QS. At-Taubah Ayat 94-106

1. Andriyani:
Di dalam kondisi negara kita yang berasaskan Pancasila, ada satu sisi kita ingin menegakkan khilafah Islamiyah, beragam macam kelompok Islam melakukan dakwah ada yang bersikap moderat, radikal (menurut sebagian orang) dan akhirnya menjadi fitnah buat umat Islam, karena ada sebagian orang munafik yang memang tidak suka ditegakkannya hukum Islam sehingga dibuat fitnah oleh mereka dalam menghancurkan Islam. Bagaimana kaitannya dengan ayat 96, stadz?

Jawaban :
Ayat 96, bahkan dari 94 sampai 99 surah AT-Taubah kaitannya dengan kaum munafiqin yang tidak tidak suka berjihad di jalan Allah dengan berbagai alasan.

2.  Irkhaemi:
Apa yang dimaksud infaq dalam ayat 98-99, ustadz? Contohnya di jaman sekarang seperti apa? Syukran.

Jawaban :
Infak dengan harta untuk keperluan jihad di jalan Allah. Kaum munafiq menganggap infaq itu terpaksa dan riya’ (ingin dipuji manusia). Di zaman sekarang tetap berlaku infaq dengan harta di jalan Allah. Ada mujahidin di Palestina, di Suriyah dan sebagainya mereka sedang berjuang di jalan Allah. Kepada mereka kita wajib menginfakkan sebagian harta yang Allah berikan pada kita.

3. Henny H.
Apakah dari penjelasan at-Taubah ayat 101-106, disitulah awal (dasar hukum) kita mengeluarkan zakat?

Jawaban :
Sebagian besar ulama tafsir, seperti Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ayat 103 ini adalah landasan kewajiban berzakat bukan hanya di zaman Rasulullah, namun juga berlaku sepanjang masa, sebagaimana yang diterapkan Abu Bakar radhiyallahu ‘anh. Sebab itu, Beliau memerangi orang-orang yang tidak mau membayar zakat setelah Rasulullah meninggal dunia.

-------------------
Tadabbur QS. At-Taubah Ayat 112-117

1.  Laila
Di dalam ayat 113 dijelaskan bahwa kita tidak mendoakan non muslim. Bagaimana jika kita mengucapkan kalimat tapi tidak dari hati seperti god bless you/happy birthday (walaupun kata ini termasuk ucapan salam/selamat (greeting) tapi bisa berarti doa)

Jawaban :
Allah melarang kita kaum Muslimin mendoakan kebaikan atau keselamatan kepada orang kafir, siapapun mereka, kendati orang tua atau anak sendiri. God bless you dan semisalnya adalah doa kebaikan (agar dapat kasih sayang Allah). Tidak boleh diucapkan karena kasih sayang, kebaikan, keselamatan dan seterusnya hanya akan di dapat jika ia sudah masuk Islam, atau mengucap dua kalimat syahadat. Tapi, mendoakan mereka, misalnya agar dapat hidayah Islam dibolehkan, bahkan disunnahkan jika orang kafir tersebut diharapkan punya potensi besar memperjuangkan Islam setelah masuk Islam.

-------------------
1.  Henny H
Generasi Islam saat ini banyak yang teguh memperjuangkan untuk mendirikan negara khilafah, apakah kita wajib mendukung dan terlibat dengan kegiatan mereka? (afwan salah satunya seperti HTI, apakah mereka dikoridor yang baik untuk didukung?)

Jawaban :
Siapapun dari kalangan Muslim yang memperjuangkan Islam, didasari manhaj (konsep) Islam yang lurus berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah dan tidak di dasari kepentingan dan ta’assub (fanatik) kelompok atau nasionalisme maka kita wajib mendukungnya, minimal dengan doa dan harta.

2. Suryani
a.Rasulullaah telah lama wafat. Apakah masih bisa kita meminta doa/syafaat beliau untuk keperluan hidup sekarang? Seperti bersalawat untuk memberi ketenteraman hati?

Jawaban :
Semua yang sudah wafat tidak bisa lagi berbuat untuk yang hidup. Membaca shalawat kepada Rasulullah adalah perintah Allah dalam Al-Qur’an (Al-Ahzab : 56). Rasulullah juga bersabada : Siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya (yang memberi shalawat) sepuluh kali. Para ulama juga menjelaskan bahwa bershalawat kepada Rasulullah adalah salah satu bentuk zikrullah yang di antara fungsinya membersihkan dan menentramkan hati. Sebab itu, cukup bershalawat kepada Rasulullah dengan banyak, khususnya hari Jumat dan dengan terus-menerus dan tidak perlu diniatkan meminta kepada Beliau karena akan mengarah kepada menyekutukan Allah.

b. Saya pernah ditipu orang ketika berbelanja online. Orang tersebut bersumpah demi Allah untuk meyakinkan saya, tetapi ternyata dia berbohong. Apakah orang tersebut tergolong orang munafik? Bagaimana balasan yang akan dia terima dari Allah?

Jawaban :
Bersumpah atas nama Allah untuk melakukan sesuatu wajib ditunaikan. Kalau tidak dapat denda memberi makan 10 orang miskin. Bersumpah atas nama Allah dalam perdagangan, lalu tidak ditunaikan, maka dosanya 3 kali, pertama melanggar sumpah, kedua mengggunakan nama Allah untuk tujuan buruk, yakni menipu dan ketiga hutang wajib dibayar. Balasannya tentulah berat di sisi Allah.

3. Ernawati
Assalaamu’alaikum, yang saya tanyakan adalah apa itu syiah, bid’ah, bid’ah hasanah dan islam sunni??

Jawaban :
Syi’ah adalah kelompok yang menyimpang sari Islam dan muncul sejak zaman Ali Ibnu Thalib.

Bid’ah adalah sebuah perbuatan yang mengada-ada dalam Islam yang tidak ada dalil Al-Qur’an, Sunnah Rasulullah dan para sahabat, khususnya Khulafaurrasyidin atau berdasarkan Qiyas (analogi dari hukum atau ajaran Islam yang sudah ada).

Bid’ah hasanah adalah perbuatan baik menurut Islam yang sudah ditingggalkan masyarakat, kemudian ada yang menghidupkannya kembali, kemudian diikuti orang lain.

Islam adalah Islam. Yang ada adalah Muslim Sunni, yaitu yang memahami dan menerapkan Islam berdasarkan keteladanan dari Rasulullah dan para Sahabatnya. Untuk lebih detil, anda perlu belajar Islam secara serius dan rutin, kepada orang yang benar-benar faham Islam.

-------
Lainnya:

4. Meilia
a. Afwan agak mundur QS. Al-Anfaal ayat 11.. inti dari ayat tersebut hujan itu bisa merukiyah ya..untuk hujan yang bagaimanakah? Deras atau gerimis?

Jawaban :
Benar, hujan bisa menghilangkan pengaruh setan dalam diri. Tentulah yang termasuk dalam kategori hujan (lebat), bukan gerimis.

b. Surat at taubah ayat 60 menjelaskan pembagian zakat bahwa di ayat tersebut tdk di sebutkan utk ank yatim,apa masuk dlm kategori fakir...

Jawaban :
Anak yatim tidak menerima zakat karena anak yatim itu bisa kaya jika orang tuanya yang meninggal kaya atau kendati ia miskin maka kewajiban kaum Mslimin di sekitarnya, khususnya kerabatnyalah yang bertanggung jawab memenuhi segala kebutuhannya.

c. Dan jika ada seseorang yg menyetorkan zakat maal kpd yg di amanahkan sedang org tersebut dlm keadaan terlilit hutang apa org tersebut ada hak utk menerima atw yg di amanah itu termasuk amil zakat,bolehkah org tersebut mengambilnya..

Jawaban :
Yang dililit hutang atau amil zakat adalah berhak menerima zakat.

3.Febry
Al Baqarah ayat 28: Apa yang dimaksud tadinya kamu mati, hidup, kemudian dimatikan, dihidupkan kembali lalu dikembalikan kepadanya. Apakah hal tersebut adalah perjalanan ruh manusia? Berarti ada 5 perjalanan ruh manusia, bisa dijelaskan apa saja?

Jawaban :
Manusia melalui 5 periode kehidupan..
Periode pertama mati (belum hidup), kedua hidup (saat hidup di dunia), ketiga mati (saat mati meninggalkan dunia dan berada di alam barzakh), keempat hidup kembali, yakni saat dibangkitkan nanti hari kiamat dan kelima adalah kembali kepada Allah di akhirat, yakni masuk syurga atau neraka. Detilnya Baca buku saya dan cari di google: Road To The Great Success / Meraih Sukses Tanpa Batas.

4. Maya
a. Assalamu'alaikum..Syukron ustad atas jawaban2nya. Sebenernya ada yg masih ingin saya tanyakan. Jika ustad masih berkenan menjawab.
Salah satu ciri orang munafiq adalah perbuatan dan ucapan berbeda ya? Misalnya ada case, kita kesel sama orang karna dgn alasan apapun, tapi kita berusaha menjaga hub baik dgn dia, tidak menunjukkan kekesalan kita ke orang tsb, apa itu termasuk munafiq juga?

Jawaban :
Waalaikumussalam… Itu namanya berakhlak mulia, bukan munafik.

b.  Saya mau tanya, Batasan yang disebut dengan berbuat baik itu apa? Kadang saya mendapati hal yang baik tapi tidak biasanya, jadinya malah tidak baik atau dibilang kaku. Terima kasih

Jawaban :
Perbuatan baik ialah perbuatan yang diridhai Allah dan dicontohkan Rasulullah, kendati orang melihatnya tidak baik. Terkait dengan kaku, adalah sifat yang tidak fleksibel. Ajaran Islam yang harus fix, seperti aqidah, ibadah, muamalah dan sebagainya. Namun dalam teknis pelaksanaannya ada yang bisa fleksibel selama ada petunjuk dan argumentasinya dari para ulama besar kita.

c. Bagaimana tanggung jawab kita terhadap kaum yang mungkin belum terinfokan Al Quran, seperti suku-suku di pedalaman?

Jawaban :
Merupakan kewajiban kita untuk menyampaikan Islam dan Al-Qur’an serta Sunnah Rasulullah kepada mereka. Mereka juga dituntut untuk mencari kebenaran Islam karena Allah telah ciptakan mereka seperti manusia lain yang berakal lainnya.

5.  Atin
Saya mau tanya ustadz, misalkn ada seseorang yang kaya raya, rajin sedekah, membangun masjid tapi tidak pernah sholat. Bagaimana ketetapan Allah? Sya baca kisah Abdurrahman bin Auf, shahabat Nabi yang memasuki surga dengan merangkak..

Jawaban :
Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda : Shalat adalah tiang agama, siapa yang menegakkannya berarti ia menegakkan agama, dan siapa yang meninggalkannya berarti ia merobohkan agama. Dalam hadis lain, Rasulullah menyampaikan : Pertama kali dihisab di hari kiamat nanti adalah sholat seorang hamba (Mukmin). Jika sholatnya baik, benar dan diterima, maka ada kemungkinan semua amal ibadahnya yang lain diterima. Namun, jika tidak, maka semua amal ibadah yang lain tidak akan diterima. Jelas sekali dari kedua hadit tersebut bahwa shalat adalah kunci diterimanya amal ibadah yang lain setelah iman.

Evaluasi Tadabbur Minggu ke-44


Bismillaahirrahmaanirrahiim,
Berikut link evaluasi Minggu ke-44 (QS. Ar-Ra'd Ayat 43 - QS. Ibrahim Ayat 1-42)
klik gambar ini untuk menuju link evaluasi
 Evaluasi Tadabbur Minggu k-44

Tanya Jawab Minggu Ke-33

Tanya Jawab Tadabbur QS. At-Taubah (Ayat 1-68) kepada Ustadz Fathuddin Ja'far



Materi QS. At-Taubah Ayat 1-8

1. Sanusi/Vilna/Nur Komariah/

Saya ada pertanyaan tentang surat Attaubah.. Kenapa attaubah tdk ada/tidak didahulukan dengan bismillah nya... Dan ada juga yg menyatakan jika membaca attaubah tdk boleh di sertai Bismillah dan Alfatehah....Bagaimana kalo dalam sholat...boleh kah kita membaca surat Attaubah setelah alfatehah


Jawaban :
Tidak dimulainya surah At-taubah dengan Basmalah merupakan ketetapan dari Allah. Karena semua susunan ayat dan surah merupakan ketentuan dari Allah. Sebab itu, masalah ini termasuk yang bersifat “tauqifi” (diterima apa adanya dan tidak boleh diubah). Konsekuensinya, jika kita memulai bacaan Al-Qur’an dari awal surah At-Taubah, maka cukup dengan ta’awwuz (أعوذ بالله من الشيطان الرجيم). Membaca Al-Fatihah sebelum membaca awal At-Taubah tidak ada larangannya, baik di luar shalat maupun di waktu shalat.

---------------------------
Tadabbur QS. At-Taubah Ayat 14-20

1. Andriyani/Maya
a.   Mohon penjelasan dari ayat 17-18… asbabunnuzul turunnya ayat ini karena peristiwa apa?

Jawaban :
Tidak semua ayat Al-Qur’an itu ada sababunnuzulnya (sebab turunnya), termasuk ayat 17 dan 18 surah At-Taubah, para ulama tafsir seperti Imam At-Tahabari tidak menyebutkan 2 ayat tersebut ada sababunnuzulnya.

b.  Memangnya pada saat itu yang memberikan minum kepada jama’ah haji itu siapa?

Jawaban :
Ibadah Haji sudah dimulai sejak zaman nabi Ibrahim dan diteruskan sampai zaman Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam serta sampai kiamat nanti. Kaum Musyrikin Makkah dan kaum kafir lainnya menjalankan ibadah haji dengan cara tradisi nenek moyang yang jauh dari ajaran Nabi Ibrahim, seperti mereka bertelanjang saat menunaikan ibadah Haji khususnya waktu thawaf.

Banyak dari kalangan kaum kafir dan musyrikin lainnya yang datang ke Mekkah menunaikan Haji. Yang memegang kunci Ka’bah dan bertugas menjamu/membantu orang-orang berhaji saat itu adalah suku Quraisy. Sebab itu, mereka sangat bangga dengan amal tersebut. Namun kebanggaan itu tidak berguna di mata Allah karena mereka masih musyrik dan belum beriman kepada Allah, Rasulullah dan Kitabullah serta tidak beribadah berdasarkan ajaran Islam.

2.  Suryani
Mau Tanya ayat 17 at-taubah. Jika ada orang musyrik ikut memakmurkan masjid, apa boleh kita mendoakan kebaikan untuknya?

Jawaban :
Orang musyrik tidak boleh memakmurkan masjid seperti yang dijelaskan ayat 17 surah At-Taubah. Kita juga dilarang Allah mendoakan kebaikan untuk orang kafir dan musyrik apapun agama mereka dan sebanyak apapun kebaikan mereka. Karena syarat mutlak diterimanya amal kebaikan adalah beriman kepada Allah dengan mentauhidkan-Nya seperti yang diajarkan Rasulullah.

3. Eva
Bismillah..ane mau tanya ttg ayat 17.
a. Yang masuk kategori orang musyrik itu non-islam atau orang-orang Islam yang melakukan perbuatan syirik?

Jawaban :
Siapa saja dari manusia yang menyekutukan Allah dengan apapun dan dengan siapapun, baik ia sudah masuk Islam atau belum maka orang tersebut disebut MUSYRIK. Allah tidak akan ampunkan dosa syirik jika terbawa sampai mati. (A-Nisa’ : 48 dan 116)

b. Pada ayat tsb “tidak pantas orang-orang musyrik meramaikan masjid-masjid Allah swt”, semisal ada agenda orang islam dan non-islam dimasjid dikarenakan suatu hal, ex: bencana alam, hal ini termasuk muamalah. Nah, adakan batasan2 orang-orang muslim bermuamalah dengan non-islam di masjid? Syukran katsir penjelasannya.

Jawaban :
Tidak boleh ada agenda apapun dan disebabkan apapun antara orang Islam dengan non Islam di masjid manapun. Bahkan orang Islam sendiri harus menggunakan masjid sesuai dengan tuntutan Islaam, seperti tidak boleh berisik dalam masjid, ngobrol yang tidak berguna, melakukan jual beli dan sebagainya. Silahkan cari materi Adab-Adab dalam Masjid.

4. Heni
Barangsiapa berbuat syirik akan membatalkan amal kebaikannya, apakah pelaku termasuk orang yang keluar dari Islam? Sementara banyak sekali di sekitar kita yang melakukannya, seperti menaruh sesajen, dll. Syukran katsir atas jawabannya.

Jawaban :
Yang keluar dari Islam namanya “murtad”. Kalau ia tidak bertaubat sebelum mati ia akan masuk neraka. Yang menaruh sesajen itu ia berbuat perbuatan syirik yang membatalkan keimanan dan keislamannya, dengan syarat bila ia yakin bahwa dengan sesajen itu ia akan selamat dari gangguan makhluk lainnya. Jika ia berbuat karena ikut-ikutan dan belum memahaminya berarti ia berdosa besar dan harus segera bertaubat dan mempelajari hal-hal yang membatalkan keimanan.

5.  Vilna
Ayat 19 Apakah (orang-orang) yang memberi minum kepada orang-orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidil Haram, kamu samakan dengan orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta berjihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah. Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang zalim.”
apakah ayat ini juga berkenaan dengan keadaan sekarang? Kerajaan Saudi yang mengelola ka’bah dan haji tapi banyak tindakannya yang tidak mendukung Islam, seperti berpihak pada negara yang menyerang Islam..

Jawaban :
Semua ayat Al-Qur’an yang tidak dinasakhkan (dibatalkan) hukumnya, maka berlaku sampai hari kiamat.

6.  Supandi
Disebutkan kaum mukminin merasa takut berkurang pendapatannya karena kaum musyrikin dilarang berdagang lagi di sekitar masjidil haram. Apakah ada penjelasan bagaimana sikap kaum musyrikin menanggapi larangan ini?

Jawaban :
Semua keputusan Allah terhadap kaum Musyrikin Mekkah dan lainnya setelah fathu Makkah (penaklukan kota Mekkah) oleh Rasulullah dan para sahabat harus tunduk kepada keputusan tersebut, karena kekuatan mereka sudah sirna.

---------------------
Tadabbur QS. At-Taubah 21-26


1. Andriyani/Maya/Abu Farah
a. berkaitan dg kondisi d indonesia, jika ada pemimpin yg kafir apalagi sdh semena2 dg umat muslim..bgmn kita hrs menyikapinya?

Jawaban :
Jika pemimpin kafir dengan sistem kafir (jahiliyah) di suatu negeri di mana umat Islam tinggal di sana, maka sikap yang harus diambil harus mengacu kepada Siroh Rasulullah sebagai berikut :
a) Jika kondisi umat Islam lemah, maka umat Islam harus fokus membangun akidah/.keimanan dalam diri dan keluarga mereka sambil menyebarkan dakwah Islam yang benar kepada masyarakat.
b) Jika umat Islam sudah kuat, maka mereka wajib mengambil alih pemerintahan dengan menerapkan sistem Islam agar semua umat Islam selamat di dunia dan akhirat.

b.                  Afwan…bagaimana dengan kepemimpinan kota Solo dan Jakarta yang penduduk mayoritas muslim tapi dipimpin oleh orang kafir?

Jawaban :
Berdasarkan Al-Qur’an, haram hukumnya umat Islam dipimpin oleh orang kafir dan harus mengambil sikap seperti yang dijelaskan pada poin a di atas.

2.  Vilna
a. Assalaamu’alaikum. Ana mau tanya ayat 23 tentang wala’ terhadap pemimpin. Negara kita kan bukan hukum islam…pemimpin dipilih dengan demokrasi. Jika kita sudah berusaha mengangkat pemimpin yang baik ( mudharatnya lebih kecil disbanding yang lain) tapi ternyata kalah dan terpilih pemimpin yang kurang mendukung islam, Bagaimana sikap kita? Sedangkan kita diminta taat pada ulil amri. Syukran.

Jawaban ;
Pengertian taat pada ulil amri itu ialah jika ulil amri tersebut seorang Mukmin yang taat dan menerapkan syariat Islam dalam sistem negara. Jika tidak, maka tidak boleh taat, terlebih lagi terhadap sistem yang bertentangan dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Rasul bersabda : Tidak ada ketaatan pada siapapun dalam hal ma’siat/durhaka pada Allah.

Perlu diketahui, bahwa kita hanya diwajibkan memilih pemimpin yang memenuhi kriteria seperti yang disebutkan di atas dan dengan sistem Islam pula seperti syura. Sebab itu, memilih pemimpin yang tidak memenuhi kriteria sesuai Islam dan tidak dengan cara yang dibenarkan Islam, maka hukumnya haram. Sebab itu, kaedah memilih yang lebih kecil mudharatnya dalam konteks seperti ini tidak relevan alias bathil.

b. Surat at-taubah/al bara’ah sepertinya membahas ttg wala’ wal bara’. Bagaimana konsep wala’&bara’ itu..kepada siapa saja kita harus loyal dan tidak?

Jawaban :
Wala’ itu hanya kepada Allah, Rasul-Nya dan orang-orang beriman yang menunaikan kewajiban-kewajiban keimanannya seperti shalat, amar ma’ruf nahi mungkar, menerapkan syari’at Allah, jika ia berkuasa/memimpin. Selain dari itu, kita harus baro’. (Al-Maidah : 55 – 58)

3. Heni
Apakah ulil amri itu cerminan dari mayoritas masyarakatnya? Kalau pemimpinya sholeh mayoritas masyarakatnya juga sholeh?

Jawaban :
Bisa ia, bisa tidak. Saat dakwah Islam tersebar dengan baik dan maksimal serta diterima mayoritas masyarakat dengan baik, maka masyarakatnya pasti menjadi sholeh seperti masyarakat Madinah di zaman Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Masyakarakat yang sholeh pasti memilih pemimpin yang sholeh pula dan begitu pula sebaliknya. Di samping itu, bisa saja pemimpinya sholeh, namun masyarakatnya susah diajak jadi orang-orang sholeh seperti yang terjadi pada sebagaian besar para Nabi seperti Nabi Nuh berdakwah 950 tahun, namun mayoritas masyarakatnya tetap kafir dan zholim.

----------------
Tadabbur QS. At-Taubah Ayat 27-31

1. Heni
Kalau kaum musyrikin tidak diperbolehkan masuk k masjidil haram, kalau masuk masjid di luar masjidil haram bolehkan?

Jawaban :
Ada ulama yang mengatakan semua masjid tidak boleh dimasuki oleh kaum Musyrikin, seperti Umar Abdul Aziz melarang kaum Yahudi dan Nasrani masuk Masjid. (tafsir At-Thabari). Alasannya karena mereka najis, yakni tidak bersih dari junub.

2.        Kurdiyan
Assalaamu’alaikum, ustadz. Saya mau bertanya tentang terjemahan QS. At-Taubah ayat 27: Maksud dan batasan memerangi kaum musyrikin itu seperti apa? Syukran.

Jawaban :
Setelah turun ayat tersebut maka kaum Muslimin disuruh Allah mememerangi seluruh kaum msuyrikin Mekkah di mana saja mereka ditemukan, kecuali jika mereka yang membuat perjanjian damai dengan Rasulullah./Kaum Muslimin seperti kaum dari Banu Jazimah Bin Duil/Jazimah Bakar Kinanah. Batasannya ialah perjanjian damai.

3.  Vilna
Assalaamu’alaikum, mohon penjelasan ayat ke 30-31. Yahudi menyekutukan Allah dengan Uzair.. Apakah Uzair juga dianggap Tuhan Yahudi sama seperti Isa sebagai Tuhan Nasrani? Apakah Uzair yang disebut ayat ini adalah Uzair nabi yang ditidurkan 100 tahun?

Jawaban :
Kaum Yahudi menyekutukan Uzair dengan Allah seperti halnya kaum Nasrani menyekutukan Isa dengan Allah. Uzair adalah seorang hamba yang shaleh di zaman itu.

4.  Laila
Assalaamu’alaikum, mau tanya: berkenaan dengan peperangan, orang-orang non-muslim menjadikan alasan ini bahwa Islam adalah agama yang keras dan teroris. Mereka bilang bohong kalau Islam agama damai. Hal ini bisa menggoyahkan orang-orang yang masih lemah iman dan pengetahuan agamanya, Nah, bagaimana kita menjelaskan hal ini tentang tujuan berperang dalam Islam?

Jawaban :
Waalaikumussalam… 
Orang-orang kafir/Non Muslim bahkan sangat disayangkan sebagian kaum Muslimin --- melihat Islam sebagai agama yang keras dan “teroris” karena mereka tidak melihat Islam secara komprehensif, tidak memahami proses kelahiran, pertumbuhan dan perkembangan Islam dari awal ayat Al-Qur’an diturunkan (5 ayat pertama surah Al-‘Alaq) sampai ayat terakhir diturunkan surah Al-Baqarah ayat 281. Artinya sejak dideklarasikan Rasulullah di Mekkah tahun pertama kenabian sampai sempurnanya sebuah Negara Islam di Madinah.

Akibatnya, mereka melihat Islam dengan kaca mata kuda. Semut diseberang lautan kelihatan sementara gajah di pelupuk mata tidak terlihat. Akibat lain, mereka buta melihat kekerasan, pembantaian dan kejahatan yang mereka lakukan terhadap umat Islam sejak kaum kafir musyrik mekkah, Yahudi dan munafiqin Madinah, kaum kafir Arab lainnya, kaum Kristen waktu menjajah Palestina 91 tahun, dan berbagai kawasan dunia Islam lainnya temasuk Indonesia, kamu Yahudi di Palestina sejak 1947 sampai sekarang, kaum Komunis ex Uni Soviet terhadap kaum Muslimin di wilayah Rusia, Asia Tengah, Selatan dan Afghanista, Kaum Hindu India, Buda Miyanmar dan Thailand, Kristen Pilipina dan bahkan pasukan Amerika dan multinasioanl yang notabene Kristen terhadap Afghanistan, Irak, Komunis China terhadap kaum Muslimin di sana, kaum Syi’ah Shafawiyyah di Iran terhadap Muslim Sunni di sana dan seterusnya.

Pertanyaannya ialah, sudah berapa ratus juta umat Islam mati di atas tangan kaum kafir dan dengan berbagai agama. Sebaliknya dan berapa pula kaum kafir mati di tangan kaum Muslimin?  Perlu diketahui, kaum kafir mati di tangan kaum Muslimin akibat perlawanan yang dilakukan kaum Muslimin atas kejahatan mereka seperti menginvasi negeri kaum Muslimin dan sebagainya, atau karena mereka memerangi kaum Mslimin agar tidak bisa menyampaikan nilai-nilai kebenaran yang datang dari Allah kepada manusia. Sedangkan kaum mukmin mati di tangan kaum kafir murni karena kebencian dan kezaliman yang mereka lakukan terhadap kaum Muslimin. (Al-Baqarah : 217). Kafir berperang karena kekuasaan dunia dan memaksakan nilai kebatilan, sedangkan kaum Mslimin berperang di jalan Allah agar manusia mendapatkan jalan hidup yang haq/benar. (An-Nisa’ : 76).

Sebab itu, perlu mempelajari sejarah kaum Muslimin dan sejarah konflik mereka dengan berbagai pemeluk agama kafir lainnya. Biarkan angka yang bicara.. Apalagi jika dibanding dengan motif dan nilai yang dibawa dan diperjuangkan masing-masing (Islam Al-Haq dan Kafir Al-Bathil) tentu dengan mudah dapat memahaminya.

Perlu diketahui bahwa istilah “terroris” itu baru diciptakan Amerika sebagai stempel kaum Muslimin yang berjuang di jalan Allah, membebaskan negeri mereka dari jajahan Amerika dan sekutunya sejak tahun 2011. Sayang kebanyakan umat Islam tidak memahaminya dan terjebak ke dalam pukat harimau yang diciptakan musuh-musuh mereka. Padahal terkait label buruk terhadap umat Islam itu sudah ada sejak awal Islam muncul di Mekkah, dan bahkan Rasulullah dilabeli “gila”, “tukang sihir’, “penyair” dan berbagai label buruk lainnya.

Kesimpulannya ialah, silahkan kaum kafir melabeli umat Islam dengan berbagai label buruk lainnya. Silahkan kaum kafir merekayasa dan melakukan konspirasi terhadap umat Islam. Allah juga akan melakukan rekayasa dan konspirasi terhadap mereka. (Ibrahim : 46 dan An-Naml : 51)

5.  Andriyani
Pada ayat 29 Allah menyeru untuk memerangi orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, untuk kasus pada jaman sekarang, contohnya syiah yang mengatakan bahwa tuhan mereka berbeda dg tuhannya nabi Muhammad Saw, berarti mereka pun menurut saya sama dengan orang kafir. Bagaimana menyikapi kelompok seperti ini, karena kasus yang mengaku islam tp beraliran sesat banyak.. seandainya kita melakukan penegakan secara frontal dianggap anarkis, bentrok dengan hukum pemerintahan kita. Mohon penjelasan ustadz.. syukran.

Jawaban :
Di sinilah susahnya kita tinggal di sebuah Negara sekular/tidak Islam. Dalam Negara tidak Islam, semua agama dan kesesatan jadi kawan dan hanya Islam yang dimusuhi, kendati tidak secara total. Yang wajib kita lakukan dalam kondisi seperti di negeri kita ini ialah :
a)  Menyelamatkan diri dan keluarga kita dari pemahaman-pemahaman sesat dan pengaruh agama lain.
b)  Menyebarkan ajaran Islam/dakwah Islam di tengah orang-orang yang terdekat dengan kita, seperti kerabat, sahabat dan teman sejawat.
c)  Mendukung semua kegiatan dakwah Islam selama dakwah tersebut berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah.
d) Fokus kepada pembentukan generasi Al-Qur’an baik lewat pengajian maupun dengan mewujudkan sistem dan lembaga pendidikan/sekolah sejak dari taman Al-Qur’an (TQ) sampai perguruan tinggi (PT).

6. Henny Haerany
a. Afwan, saya teringat pernah dengar, jika orang yang meninggal syahid, di akhirat dia bisa menolong 40 kerabat yang diinginkan. Pada surah At-Taubah kita membahas tentang jihad, apakah setiap yang meninggal ketika sedang berjihad dapat dikatakan mati syahid sehingga bisa menolong 40 kerabatnya?

Jawaban :
Setiap yang mati karena berperang di jalan Allah maka disebut mati syahid. Kelebihan orang yang mati syahid itu banyak seperti yang dijelaskan berbagai ayat Al-Qur’an dan hadits Rasul, baik saat menghadapi kematian, di alam barzakh, saat hari kiamat dan di syurga. Di antaranya diberi Allah syafaat untuk 70 orang dari kerabatnya. (Riwayat Ahmad).

b. Contoh jihad membela/melindungi keluarga dari para pencuri atau dari orang-orang zalim, apakah itu juga termasuk mati syahid yang dapat menolong 40 kerabatnya? Syukran ustadz.

Jawaban :
Yang mati karena membela hartanya dan keluarganya karena dirampok misalnya, maka disebut syahid juga, tapi tidak sama dengan yang mati berperang / berjihad di jalan Allah yang mendapat syafaat 70 orang untuk kerabatnya.


-----------
Tadabbur QS. At-Taubah Ayat 32-40

1. Kurdiyan/Irkhaemil/Elvia/Maya
a. Assalaamu’alaikum, saya mau tanya tentang mengapa ke-4 bulan tersebut merupakan bulan Haram adakah keutamaannya sehingga tidak boleh berperang? Adakah momentum khusus pada bulan-bulan tersebut?

Jawab :
Ke empat bulan tersebut (Zulqa’dah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab) dinamakan Allah bulan Haram yakni diharamkan memulai berperang, kecuali jika kaum Muslimin diperangi oleh kaum kafir. Ke empat bulan tersebut adalah bulan yang dimuliakan Allah. Sesuatu yang dimuliakan Allah, umat Islam wajib memuliakannya.

b. Yang dimaksud dilarang berperang di bulan2 haram ini apakah hanya perang fisik? Bagaimana dengan perang lain seperti zaman sekarang, baik perang mental, media, dll?

Jawaban :
Yang dilarang memulai perang pada empat bulan tersebut adalah perang fisik.

2. Supandi/Elvia
a.  Di ayat 37 disebutkan kaum musyrikin suka berperang di bulan Haram, adakah penjelasan contoh kaum musyrikin berperang di bulan haram? Berarti berperang melawan kaum muslimin? Lalu apa yang dilakukan kaum muslimin, apakah berperang juga?

Jawaban :
Kaum Musyrikin Mekkah memerangi kaum Muslimin saat itu sepanjang tahun. Apabila kaum Muslimin diperangi, maka mereka wajib memerangi orang-orang yang memerangi mereka kendati dalam bulan haram.

b. Bagaimana jika yang memulai peperangan adalah kaum musyrikin? Jika memang dibolehkan untuk membalas serangan, adakah batasan-batasan dalam kita membalas serangan? Jazakumullaah ustadz.

Jawaban :
Sudah dijelaskan dalam pada a di atas. Batasannya perangi mereka seperti mereka memerangi kaum Muslimin dan tidak boleh melampaui batas.

3.  Andriyani/Rief Akech/Fitria/Suryani
a.  Ayat 38 : Apakah yang dimaksud adalh jihad di medan perang?

Jawaban:
Benar, Jihad fi sabilillah di medan perang (Jihad Qitali)

b. Dalam kondisi apa yang mewajibkan kita berperang? Apakah hanya perang yang dimaksud dalam jihad pada ayat 39? Bagaimana implementasinya di jaman sekarang?

Jawaban :
Jihad Qitali (perang) di jalan Allah disebabkan beberapa hal :
a) Ketika umat Islam ditindas, diperangi karena menerapkan syari’at Islam dalam kehidupan di negeri mereka sendiri, maka Jihad wajib hukumnya.
b) Jika orang kafir menginvasi negeri Muslim kendati hanya satu jengkal, maka Jihad wajib hukumnya menurut ulama yang empat (Hanafi, Syafii, Maliki dan Ahmad).
c) Jika kaum Muslim menyebarkan agama Allah ke suatu penjuru dunia, lalu mereka dilarang dan diperangi, maka Jihad hukumnya wajib.
d) Jika terjadi penganiayaan atau penzaliman terhadap sekelompok umat Islam oleh kaum kafir di suatu kawasan dunia manapun, maka Jihad wajib hukumnya.

Jihad itu suatu kewajiban dalam kondisi di atas sampai hari kiamat. Di zaman sekarang implementasinya malah sangat mudah dan kontekstual. Karena di berbagai belahan bumi Islam sedang terjadi invasi dan kezaliman yang dilakukan kaum kafir terhadap kaum Muslimin seperti di Cheznya, Afghanistan, Kashmir, Irak, Suriyah, Palestina, Selatan Philipina, Selatan Thailand dan sebagainya.

c. Bagaimana pandangan Islam mengenai pelaku bom bunuh diri dengan mengatasnamakan jihad? Apa bisa dikategorikan berjihad? Dan bagaimana menyikapi jihad yang relevan untuk masa sekarang?

Jawaban :
Istilah bom bunuh diri itu datang dari orang kafir Barat Kristen dan Yahudi saat mereka putus asa melawan Mujahidin Palestina. Mujahidin Palestina yang dalam keadaan lemah persenjataan dan sebagainya masih bisa melawan kaum yahudi penjajah dengan meledakkan bom yang mereka bawa. Dalam kondisi seperti ini, dibolehkan karena tidak ada lagi cara lain untuk melawan dan menggentarkan Yahudi. Namun, jika digunakan dengan secara serampangan tanpa melihat situasi dan kondisi yang membolehkan tentulah tidak dibenarkan.

Jihad itu akan tetap relevan sampai hari kiamat nanti seperti yang sudah dijelaskan di atas.


4.  Maya
Ust. Boleh disebutkan cirri-ciri orang yang dihukumi wajib untuk berjihad? Karena saya pernah dengar kalau orang yang dipersiapkan sebagai mujahid itu bukan sekedar modal nekat melainkan yang sudah baik pemahaman agamanya.

Jawaban :
Dalam Islam, orang-orang yang diwajibkan berjihad itu ialah laki-laki yang sudah dewasa, sehat fisik dan psikis, mampu membiayai diri sendiri, tidak meninggalkan orang tua yang sudah lemah / yang sedang sakit dan dipilih oleh pemimpin/imam untuk berjihad. Dalam kondisi Jihad fardhu ain, maka sebagian syarat tidak berlaku seperti wanita wajib ikut berjihad, orang yang tidak memiliki modal dan seterusnya.

5. Titan
Assalaamu’alaikum wrwb.. Materi At-Taubah ayat 32-47-pertanyaan ana:
a. Siapa yang disebut dengan ahlul kitab?

Jawaban :
Ahlul kitab ialah kaum yang diturunkan kepada mereka kitab Taurat dan Injil dari kalangan Bani Israel. Mereka menganut agama Yahudi dan Nasrani. Sebab itu, bila ada orang yang bukan dari Bani Israel masuk agama Yahudi dan Nasrani, mereka tidak disebut Ahlul Kitab.

b.  Apa arti dari “din” itu sendiri?

Jawaban :
Dalam AL-Qur’an arti din (دين) itu bisa pembalasan seperti ملك يوم الدين, bisa sistem hidup seperti اليوم أكملت لكم دينكم. Jika kata din itu konteksnya agama, maka artinya sistem hidup. Sebab itu dinul Islam adalah sistem hidup Islam yang mencakup semua aspek kehidupan.

c.  Jaman sekarang ini sebagian umat Islam melarang untuk mengagungkan bulan Muharram, seperti mengerjakan sholat sunnah dan puasa serta amalan-amalan lainnya di bulan Muharram. Bagaimana menurut hadits yang sebenarnya?

Jawaban :
Semua ajaran Islam atau amal ibadah dalam Islam harus memiliki sandaran yang jelas dari Al-Qur’an dan As-Sunnah atau perbuatan para Sahabat Rasulullah. Seperti mengangungkan bulan Muharram tidak ada landasannya dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Yang mengagungkan bulan Muharram itu adalah kaum Yahudi dan yang meniru mereka seperti syi’ah. Rasulullah hanya menganjurkan kita berpuasa sunnah pada hari yang ke 10 dan ditambah sehari sebelumnya agar tidak sama dengan kaum Yahudi yang berpuasa juga pada tanggal 10 tersebut.

d.  Bagaimana cirri-ciri orang musyrik?

Jawaban :
Orang musyrik ialah yang menyekutukan Allah dengan apapun dan siapapun seperti yang dilakukan kaum Yahudi menyekutukan Allah dengan Uzair, kaum Nasrani menyekutukan Allah dengan Isa, kaum Musyrikin Arab menyekutukan Allah dengan patung dan kaum animisme lainnya menyekutukan Allah dengan makhluk-makhluk halus lainnya sehingga melakukan sesajen, jimat dan sebbagainya. Jika seseorang melakukan hal-hal tersebut berarti ia musyrik kendati ia sebagi Muslim. Artinya, iman dan Islamnya sudah batal.

e. Bagaimana cara memerangi perbedaan2 dan ajaran2 Islam yang sekarang semakin marak di badan kaum muslim di Indonesia? Mohon pencerahannya.

Jawaban ;
Tidak ada istilah memerangi perbedaan-perbedaan yang terjadi dalam diri kaum Muslimin. Ingat, umat Islam sudah memiliki perbedaan-perbedaan sejak zaman Rasulullah dan para Sahabat. Yang ada adalah saling menasehati dalam hak dan kesabaran. Hendaklah dipahami bahwa perbedaan itu sah (diakui Islam) jika dalam hal-hal furu’iyyah (cabang) ajaran Islam, seperti qunut waktu shalat Subuh, basmalah jahar atau sir dan seterusnya. Dengan syarat memahami dalil masing-masing dan dalam lingkup pemahaman 4 ulama besar Islam, imam hanafi, Maliki, Syafii dan Ahmad. Dalam hal ini, umat Islam yang berbeda pendapat haruslah saling menghormati dan bertoleransi serta tidak boleh ta’assub (fanatik buta) pada mazhab atau pemahamannya.

Namun, jika perbedaan itu bersifat prinsip seperti masalah aqidah, dasar-dasar ajaran Islam maka tidak boleh ada perbedaan. Seperti Ahmadiyah yang mengaku masih ada nabi setelah Nabi  Muhammad (Mirza Ghulam Ahmad), Syi’ah yang mengakui imam-imam mereka ma’shum dan seterusnya. Bila terjadi perbedaan dalam hal aqidah dan prinsip-prinbsip Islam, maka sikap kita adalah tegas dan tidak boleh ada toleransi.

6. Pujiatin
Dalam tadabbur ayat 41-47 menjelaskan terminology jihad fii sabilillaah adalah perang melawan musuh Allah dengan senjata. Di zaman ini, begitu banyak musuh2 nyata yg memusuhi Islam, bagaimana cara kita berjihad abah? Kuatkan aqidah dan semacamnya, sudahkah itu termasuk jihad?

Jawaban :
Jihad fii sabililah itu wajib jika terpenuhi syarat-syaratnya seperti :

a) Ketika umat Islam ditindas, diperangi karena menerapkan syari’at Islam dalam kehidupan di negeri mereka sendiri, maka Jihad wajib hukumnya.
b) Jika orang kafir menginvasi negeri Muslim kendati hanya satu jengkal, maka Jihad wajib hukumnya menurut ulama yang empat (Hanafi, Syafii, Maliki dan Ahmad).
c) Jika kaum Muslim menyebarkan agama Allah ke suatu penjuru dunia, lalu mereka dilarang dan diperangi, maka Jihad hukumnya wajib.
d) Jika terjadi penganiayaan atau penzaliman terhadap sekelompok umat Islam oleh kaum kafir di suatu kawasan dunia manapun, maka Jihad wajib hukumnya.
Jihad itu suatu kewajiban dalam kondisi di atas sampai hari kiamat. Di zaman sekarang implementasinya malah sangat mudah dan kontekstual. Karena di berbagai belahan bumi Islam sedang terjadi invasi dan kezaliman yang dilakukan kaum kafir terhadap kaum Muslimin seperti di Chesnya, Afghanista, Kashmir, Irak, Suriyah, Palestina, Selatan Philipina, Selatan Thailand dan sebaainya.

Adapun memperkuat aqidah, akhlak, ibadah dan sebagainya merupakan kewajiban yang melekat dalam diri kaum Muslimin, baik dalam kondisi Jihad maupun tidak.

-----------
Tadabbur QS. At-Taubah Ayat 41-47/62-68


1.                  Irkhaemil/Masriani/Irkhaemil/Heni/Suryani/Andriyani
a.                  Ciri kelompok munafiq itu apa? Apakah kikir atau pelit termasuk munafik?

Jawaban :
Ciri-ci munafiq itu banyak. Diantaranya :
a)   Ragu-ragu pada kebenaran Allah, Rasulullah, Al-Qur’an dan Islam.
b)    Tidak mau berhukum pada syari’at Allah.
c)    Banyak dan pandai bicara dan berdali, tapi malas mengamalkannya.
d)   Malas Sholat, riyak beribadah dan tidak bisa banyak berzikir pada Allah.
e)   Menyuruh kepada mungkar dan melarang ma’ruf.
f)    Berbicara suka bohong, berjanji suka ingkar dan diamanahi suka berkhianat.
g)  Rakus pada kehidupan dunia dan pelit/tidak mau berinfak di jalan Allah.
h)  Suka bersumpah atas nama Allah demi mendapatkan kepentingan dunia.
i)    Tidak mau bergabung ke dalam shaf kaum Muslimin secara total.
j)    Suka meminta pertolongan kepada kaum kafir.
k)  Tidak mamu memberikan loyalitas kepada Allah, Rasulullah dan kaum Mukmin.
l)    Mengangkat orang kafir jadi pemimpin.
m)Suka mengadu domba di antar kaum Muslimin.

b.  Bagaimana cara menghadapi teman yang munafik?

Jawaban :
Berhati-hati padanya agar tidak terpengaruh.

c.  Apakah perbedaan dan persamaan orang munafiq dengan orang kafir?

Jawaban :
Persamaannya sama-sama menjauh dari Allah dan hukum Allah. Perbedaannya, kamu kafir melawan dan menantang Allah, Rasulullah, Islam dan kaum Muslimin terang-terangan. Sedangkan kaum munafiq secara sembunyi-sembunyi.

d. Pada Surah At-Taubah Ayat 65 à Bagaimana seperti komedian yang bahan komedi mereka kadang secara tidak langsung juga memperolok ayat Allah, apakah mereka juga bisa dikatakan kaum munafiquun? Jazakallah

Jawaban :
Siapapun yang memperolok-olokan agama dan ayat Allah, baik sebagai profesi mencari hidup maupun karena sentimen agama seperti kaum munafiq, maka itu adalah perbuatan yang dimurkai Allah.

e. Bagaimana bisa terhindar dari sifat munafiq karena akan membinasakan diri sendiri? Apakah termasuk golongan munafik, jika mereka ibadah tapi terkadang lalai dan berbuat dosa? – sudah dijawab di minggu lalu


2. Heni
a.  Bagaimana sikap kita terhadap orang-orang yang terus-menerus mencari alasan untuk tidak mau bertadhiyah di jalan Allah?

Jawaban :
Sikap kita tetap saling bertausiah dengan hak dan kesabaran.

b.  Apakah kita boleh mengajak orang lain menghindar dari orang-orang munafik, sementara yg tahu persis dia munafik atau tidak itu hanya orang tersebut dan Allah, sementara kita hanya diberi tahu Rosul cirinya saja. Jazakumullaah

Jawaban :
Memahami sesuatu itu adalah melalui ciri-cirinya. Yang paling mengetahui manusia itu adalah Pencipta mereka, yakni Allah. Allah memberitahu Rasulullah tentang ciri-ciri kaum munafiq. Lalu Rasulullah memberi tahu umatnya. Nah, apakah tidak cukup pemberitahuan Allah dan Rasul-Nya pada kita? Tentulah lebih dari cukup asal kita benar-benar paham pemberitahuan Allah dan Rasul tersebut. Allah menyuruh kita untuk berhati-hati dan menjauh dari dari orang-orang munafiq. Maka kita wajib mengikuti perintah Allah tersebut dan menyampaikannya pula kepada saudara-saudara kita yang lain.

3.   Anti
a.  Apakah ada di zaman Rasulullah orang munafik yang bertaubat?

Jawaban :
Ada, seperti Abdullah Bin Salam.

b.                  Bolehkah berhusnudzan pada orang Islam yang melemahkan Islam, misal dia akan membaik keimanannya. Dan apakah hal itu pernah dilakukan Rasulullaah?

Jawaban :
Kalau orang tersebut memahami Islam, apalagi tergabung dalam kelompok/partai anti Islam seperti Jaringan Islam Liberal (JIL) dan sebagainya lalu ia berupaya melemahkan Islam, berarti orang tersebut termasuk dalam kelompok munafiqun dan tidak boleh berhusnuzh-zhan padanya. Allah menyuruh kita waspada dan menjauh darinya. Jika ia hanya ikut-ikutan dan belum memahami Islam dengan baik, maka bisa saja berhusnuzzhon padanya.

4.   Andriyani
Pada Surah At-Taubah ayat 48-54 menceritakan perilaku kaum munafik yang terjadi pada zaman Rasulullah, dan pada zaman sekarang pun golongan munafik masih ada. Bagaimana kita menyikapinya? Sedangkan saya pernah dengar hadits yang menyatakan sampaikanlah kebenaran walau satu ayat, kemudian hadits lain jika kita melihat kemungkaran cegahlah dengan tanganmu,, jika tidak bisa dengan lisanmu, jika tidak bisa juga dengan hatimu, itulah selemah2nya iman. Mohon penjelasan!

Jawaban :
Allah mengajarkan pada kita agar waspada dan menjauh dari kaum munafiqin. Terkait menyampaikan Islam walau satu ayat dan hadist berikutnya, biasanya tidak bermanfaat bagi kaum munafiq. Lebih baik disampaikan kepada orang yang benar-benar ingin belajar Islam. Kaum munafiq biasanya penuh intrik, kepalsuan, keberpuraan dan tipu muslihat. Sebab itu Allah mengajarkan untuk berbicara dengan tegas dan keras kepada mereka.

5. Yoza Monalisa
Assalaamu’alaikum, tentang ketetapan beberapa ulama yang menetapkan wajib jihad di suatu negara muslim yang tertindas, apakah ini juga berarti wajib bagi setiap muslim di dunia untuk memenuhinya?

Jawaban :
Wajib Jihad itu akan meluas ke wilayah lain dari bumi Islam dan umat Islam jika si wilayah wajib jihad tersebut belum mampu mengalahkan musuh Allah dan Rasul-Nya. Namun, kewajiban tersebut hanya bagi yang mampu dan memiliki persyaratan seperti laki-laki dewasa, sehat fisik dan psikis, tidak dalam keadaan menangguh hutang atau mengurus orang tua yang sudah lemah, memiliki bekal berjihad dan sebagainya.

6. Suryani
Assalaamu’alaikum, Terkait Surat At-Taubah ayat 61 à Rasulullah sudah wafat, apabila kita lalai/lupa mengikuti ajarannya, apakah Rasulullah akan (bisa) sakit hati pada kita umatnya?

Jawaban :
Kita saja umatnya tidak boleh sakit hati, apalagi Rasulullah yang memiliki sifat yang amat mulia, tidak akan pernah Beliau sakit hati. Bersedih ia. Coba tadabburkan ayat 6 surah Al-Kahfi dan ayat 3 surah As-Syu’aro’. Itupun saat Beliau masih hidup.

7.  Maya
Saya mau tanya berkaitan dengan infak. Saya pernah baca perintah untuk berinfak saat lapang atau sempit. Tapi ada juga ayat yang menyebutkan janganlah kamu terlalu kikir dan jangan terlalu mengulurkan tangan nanti kamu termasuk orang yang rugi. Jadi sebaiknya bagaimana kita harus berinfak?

Jawaban
Berinfak di jalan Allah itu adalah amal ibadah yang tidak mengenal waktu (siang dan malam) dan kondisi (lapang atau sempit dan terang-terangan atau sembunyi-sembunyi) . (Surah Al-Baqoroh : 274, Ali-Imran : 134).

Sedangkan yang dimaksud : janganlah terlalu kikir dan jangan terlalu mengulurkan tangan…. (surah Al-Isro’ : 29) maksudnya berbelanja untuk kepentingan diri. Ini adalah salah satu prinsip manajemen keuangan Muslim dalam berbelanja untuk keperluan diri mereka.







 
Support : Log | CW | JT | MT
Copyleft © 2016. KontaQ-Komunitas Tadabbur Al-Quran - Seluruh Materi Tadabbur dalam Blog ini bersumber dari Mushaf Tadabbur (Qur'an Karim Terjemah, Makna Perkata dan Tadabbur ayat) Karya Ustadz Fathuddin Ja'far, MA yang diterbitkan oleh Penerbit Al-Bayan. Bagi yang ingin mengutip materi tadabbur dari blog ini, kami harapkan agar tetap mencantumkan sumber kutipan dalam upaya meraih keberkahan ilmu.
TC by CW Published by MT
Powered by Webblog